Rabu, 08 Februari 2012

OTAK TENGAH DAHSYAT


OTAK TENGAH
Otak tengah (midbrain) adalah jembatan yang menghubungkan dan menyeimbangkan fungsi otak kiri dan otak kanan. Mengaktifkannya akan memungkinkan baik otak kiri maupun kanan berfungsi secara optimal. Pengaktifan otak tengah mengembalikan kekuatan otak pada keadaan semula.
Berdasarkan penjelasan para ahli, setelah otak tengah diaktifkan, otak tengah akan dapat mengeluarkan gelombang otak untuk merasakan dan bereaksi terhadap benda-benda di luar. Dapat dikatakan juga bahwa dengan menutup mata, masih dapat mengenai benda-benda, huruf, warna dan lain sebagainya. Jadi, dengan pelajaran dan pelatihan selama satu setengah hari, akan dapat membantu anak “melihat” dengan menutup mata.
Umumnya, setelah otak tengah diaktifkan, daya ingat mereka dapat meningkat, daya konsentrasi membaik; daya kreasi bertambah, gerakan kinetik juga menjadi lebih baik, hormon menjadi seimbang, serta emosi menjadi stabil dan lain sebagainya. Aktivasi ini sangat jelas terlihat hasilnya bagi anak hiperaktif maupun anak dengan daya ingat yang lemah.



Demonstrasi Potensi Manusia

Posted on Filed under: Cerita Otak Tengah — Tags: imajinas, otak tengah, pengembangan diri, potensi manusia — Hartono @ 7:20 am
Melihat dengan mata tertutup, mempunyai intuisi yang kuat, kemampuan melihat aura, kemampuan fisik yang prima, coba anda sebutkan lagi apa “kesaktian manusia”. Hal menakjubkan yang diakibatkan oleh aktivasi otak tengah sebenarnya adalah suatu tempelakan mutlak bagi kita semua. Anak-anak kecil yang belum tahu terlalu banyak di dunia ini ternyata mempunyai kemampuan yang orang dewasa miliki.
Kemampuan yang didemonstrasikan oleh anak-anak yang diaktivasi otak tenganya ini merupakan tanda bahwa banyak sekali potensi genius kita yang belum kita pergunakan. Pengembangan potensi ini tidak ada batasnya. Tidak ada manusia yang sempurna. Itu betul ! Hal terbaik yang dapat dilakukan oleh manusia adalah bertumbuh terus menuju kesempurnaan. Karena manusia tidak pernah menjadi sempurna mutlak. Dengan kata lain kita dapat berkembang tanpa ada batasnya.
Anda merasa sudah mentok? Saya juga merasa mentok. Tapi melihat anak-anak ini semangat saya bangkit lagi. Sungguh banyak potensi kita. Bukan hanya terbatas pada anak-anak saja. Orang dewasa seperti kita adalah agen paling baik untuk mengembangkan diri. Bayangkan tenaga roket yang siap meluncurkan kita menuju sasaran apapun yang kita inginkan ternyata ada di dalam kita sendiri.
Ada tulisan menarik tentang hal ini di http://bit.ly/hYE7Km
Tentu saja kita tidak berpikir bahwa dengan membaca artikel-artikel saja sudah cukup bukan? Anda ingin mengembangkan potensi yang ada ? Saya bergabung dengan penulis Best Seller Alexander Andri di Golden Life Institute untuk mengembangkan potensi anak dan dewasa. Kami ingin bersama-sama dengan anda mengembangkan diri dalam seminar, pelatihan, dan support internet. Banyak artikel kami tulis di web kami di www.goldenlifeinstitute.com
Kami juga ingin memberikan informasi kepada anda tentang perkembangan penelitian dan penerapan otak tengah untuk kehidupan. Anda bisa mendapatkan News Letter “Brain Potentials” dan juga  mendapatkan e-book gratis berjudul “Imajinasi”. Imajinasi adalah kekuatan terselubung yang telah dimatikan sejak kita masih kecil. Anda beruntung bila masih memiliki sisanya. Tetapi jangan menyerah, kita masih bisa mengembalikan “Kejayaan Masa Lalu” kita sekarang ini. Daftarkan data anda di form sebelah ini untuk mendapatkan News Letter dan e-book berharga ini.
Salam,
Hartono Sangkanparan

Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com
Ikuti berita terbaru di twitter.com/otaktengah
Buku Referensi Yg Dianjurkan : Buku Dahsyatnya Otak Tengah & Otak Tengah Memang Dahsyat. Informasi lengkap tentang Pengembangan Potensi Manusia kunjungi www.sinergi3otak.com
Posted via email from otaktengah’s posterous
AddThis

Aktivasi Otak Tengah

 http://otaktengah.com/wp-content/uploads/2009/blindfold1.jpg
Aktivasi otak tengah adalah  suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Teori penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan pada banyak negara negara di Asia terutama Jepang. Jepang telah lama melakukan praktek aktivasi otak tengah pada anak-anak.Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan anak yang otak tengahnya belum di aktivasi.
Kegiatan dengan mata tertutup adalah suatu kegiatan yang paling nyata dapat dilihat. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengahnya (Mid Brain Activated) dapat mempunyai kemampuan luar biasa. Kemampuan ini bahkan sering kali dipertontonkan secara menakjubkan dalam program hiburan sulap. Setelah melihat kemampuan anak yang telah diaktivasi, sebagian besar acara pertandingan sulap di The Master menjadi kurang menarik. Karena hal ini dapat dilakukan sendiri oleh anak-anak polos yang hanya mengikuti training aktivasi otak tengah selama 2 hari. Kemampuan dasar yang dapat dilakukan adalah ‘melihat’ kartu dengan mata ditutup (blind fold). Christofle (9 thn) misalnya, setelah mengikuti training aktivasi otak tengah, dapat mengurutkan seluruh kartu remi sesuai dengan angka, warna dan bentuk gambar kartu dengan mata tertutup. Ia dapat mempergunakan indra raba untuk melihat pola dan warna lengkap dengan angka hanya dengan penglihatan kulit (Skin Vision).
Kemampuan lain yang dapat dilakukan oleh anak-anak ini adalah berjalan dengan mata ditutup, tanpa menabrak. Dilakukan percobaan pada seorang anak yang berjalan dengan mata ditutup kain. Seseorang sengaja menghalangi jalan didepannya. Dia serta merta dapat menghindari rintangan tersebut tanpa menyentuhnya. Seorang anak bahkan dapat mengenali ayahnya diantara kerumunan orang-tua lainnya, tanpa menyentuh dan mendengar suaranya.
Pada tingkatan yang lebih lanjut seorang anak diharapkan dapat ‘melihat’ benda dibalik tembok atau didalam kotak. Ia bahkan dapat menghitung uang yang terdapat dalam dompet seeorang di hadapannya tanpa orang tersebut mengeluarkan dompetnya. Jika seorang anak rajin melatih fungsi otak tengahnya bahkan dia dapat mengharapkan membaca dokumen yang terletak dalam posisi tertutup.
Kemampuan prediksi (memperkirakan apa yang akan terjadi beberapa saat kemudian) adalah kemampuan yang lebih tinggi yang dapat di miliki oleh seorang anak. Seorang anak yang telah mendapat aktivasi otak tengah dapat ‘menduga’ kartu apa yang akan muncul pada saat orang tersebut masih mengocok kartunya. Begitu selesai mengocok, dan memilih sebuah kartu, orang tersebut mengambil sebuah kartu yang ternyata tepat seperti ‘dugaan’ sang anak tersebut.
Aktivasi otak tengah bukanlah suatu hal yang magis atau berbau supranatural. Aktivasi otak tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini  banyak mempergunakan gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah gelombang otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax dan paling kreatif. Gelombang otak ini biasanya dominan pada saat kita bangun tidur, atau dalam keadaan relax di toilet, atau bahkan sedang berendam air panas di bathtub. Tidak heran mengapa Archimedes menemukan hukum Achimedes pada saat dia mandi. 
Otak tengah yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak sedikit di bawah hidung.
Latihan yang teratur dapat membuat sang anak menjadi lebih kuat dan mampu melihat benda yang terletak lebih tinggi lagi. Bahkan ada beberapa anak yang dapat medeteksi sampai 360 derajat. Hal itu berarti mereka dapat mendeteksi benda yang terletak di belakang, atas dan semua arah.
Training aktivasi otak tengah telah mulai dilakukan di Indonesia. Saat ini belum banyak orang yang mengetahui keberadaan dari training  ini. Training biasanya dilakukan selama 2 hari. Pada saat itu juga biasanya dilakukan training untuk para orang tua. Seperti juga bidang keahlian lainnya, orang tua berperan besar untuk dapat membantu anak mengembangkan potensi otak tengah mereka. Seorang anak dengan otak tengah yang kuat, diharapkan dapat mengembangkan otak kanan dan otak kiri secara lebih maksimal sehingga mereka dapat masuk kategori jenius. Bukan hanya dalam otak kiri (IQ, intelektual) , atau otak kanan (emosional, EQ) tetapi juga dalam ‘Loving Inteligence’. Mereka adalah individu yang seimbang dan mengasihi orang lain seperti sang pencipta mengasihi dia. Sayangnya training aktivasi otak tengah ini hanya dapat dilakukan untuk anak umur 5 – 15 tahun saja.

Neuroscience dan Otak Tengah di kota Malang 7 Mei 11

Posted on Filed under: Aktivasi Otak Tengah — Hartono @ 3:19 am
Hartono Sangkanparan akan berbicara hari Sabtu tgl 7 Mei di Universitas Negeri Malang. Berikut ini detil acaranya
Seminar Nasional tentang Neuro-science, Jendela untuk Melejitkan Potensi Anak,
Program Studi PGPAUD, Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Malang
Pada kesempatan ini Hartono akan berbicara kaitan Otak Tengah dengan Neuro-Science, dan Sinergi 3 Otak. Untuk kecerdasan anak secara umum. Bukan saja berbicara, akan ditayangkan juga beberapa Video yang akan “mengagetkan” peserta.
Untuk pendaftaran dapat menghubungi Deina di 085790878384
Biaya Rp. 100.000 (umum), Rp 75.000 (Mahasiswa)
Jam 5 Sore harinya akan ada talk show di radio MFM (Malang 101.3 FM). Pada kesempatan ini Hartono juga akan memberikan e-book gratis bagi peserta dan pendengar radio. Malam harinya sedang diatur rencana agar dapat berjumpa dengan pembaca di Toko Buku Gramedia (sedang dalam konfirmasi) dalam kesempatan ini pembaca dapat meminta tanda tangan langsung.

Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com
Ikuti berita terbaru di twitter.com/otaktengah
Buku Referensi Yg Dianjurkan : Buku Dahsyatnya Otak Tengah & Otak Tengah Memang Dahsyat. Informasi lengkap tentang Pengembangan Potensi Manusia kunjungi www.sinergi3otak.com
Posted via email from otaktengah’s posterous

Talk Show di Radio dan Gramedia

Posted on Filed under: Aktivasi Otak Tengah — Hartono @ 10:09 pm
Otak tengah adalah salah satu bagian penting dari Sinergi 3 Otak. Keadaan Otak Tengah yang terus dalam keadaan optimal dapat membuat otak kanan dan kiri bekerja maksimal memproses informasi yang diterima oleh semua syaraf kita. Hartono Sangkanparan, penulis buku Dahsyatnya Otak Tengah mencatatkan kembali buku keduanya yang masuk dalam jajaran Best Seller. Buku Sinergi 3 Otak tercatat sebagai buku Best Seller !
Menjelang seminar Ultimate Power Seminar tgl 5 Maret 2011  akhir minggu ini, Penulis Mega Best Seller ini berhasil di “bujuk” untuk mengadakan talkshow di Radio MGT dan Gramedia Bandung Super Mall, di bandung. Talk show di Radio MGT dapat didengarkan lewat streaming internet di seluruh dunia .
Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com
Buku Referensi Yg Dianjurkan : Buku Dahsyatnya Otak Tengah & Otak Tengah Memang Dahsyat. Informasi lengkap tentang Pengembangan Potensi Manusia kunjungi www.sinergi3otak.com

Ultimate Power Seminar di Bandung !

Posted on Filed under: Aktivasi Otak Tengah — Hartono @ 12:32 pm
otaktengah.com bekerja sama dengan Golden Life Institute mengadakan Ultimate Power Seminar. Informasi dan pendaftaran seminar dapat dilihat di www.ultimatepowerseminar.com . Hartono Sangkanparan dan Alexander Andri bekerja bareng untuk mengadakan seminar ini. Kedua penulis Best Seller ini akan memberikan teknik kolaborasi 3 Otak yang belum pernah dibahas oleh pembicara lain. –
Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com

Ultimate Power Seminar dan Otak Tengah

Posted on Filed under: Aktivasi Otak Tengah — Hartono @ 11:28 pm
Otak tengah adalah salah satu bagian dari sinergi 3 otak. Temukan sinergi dari ketiga otak ini dalam Ultimate Power Seminar di Bandung. www.ultimatepowerseminar.com.
Informasi lengkap tentang Aktivasi Otak Tengah kunjungi www.otaktengah.com
Buku Referensi Yg Dianjurkan : Buku Dahsyatnya Otak Tengah & Otak Tengah Memang Dahsyat. Informasi lengkap tentang Pengembangan Potensi Manusia kunjungi www.sinergi3otak.com

Otak Sehat membutuhkan Omega 3 dari Salmon Liar

Posted on Filed under: Aktivasi Otak Tengah — Hartono @ 11:38 am
http://posterous.com/getfile/files.posterous.com/otaktengah/ZgEdy7ImAexEHhiONLlj3eg8xSSsev4d5WZxyNZz2xz0DyNwbHnoRrcrnDMk/wildsalmon.jpeg
Otak adalah bagian dari tubuh. Jika kita berpikir untuk menyehatkan badan, sedikit sekali kita berpikir untuk menyehatkan otak. Otak terbuat banyak sekali dari air dan lemak. Coba deh makan otak. Pasti dokter dan ahli gizi kita akan melihat kita dengan heran. Otak mengandung banyak sekali kholesterol dan lemak. Nah bahan itulah yang membuat otak kita juga.
Lemak baik adalah omega 3. Semua orang tahu bahwa sumber Omega 3 yang terbaik adalah dari ikan salmon. Omega 3 yang berkualitas berasal dari ikan salmon yang berkualitas.
Sekarang ini telah ditemukan teknologi beternak ikan salmon. Ikan salmon adalah ikan yang mudah sekali berkembang-biak. Tetapi ikan salmon ‘Negri’ tentu saja berbeda dengan ikan salmon ‘Kampung’. Ikan salmon liar mempunyai keaneka ragaman makanan. Terlebih lagi ikan salmon yang berkualitas adalah ikan Salmon yang berasal dari perairan dingin dan dalam.
Coba deh sekali-kali menyelam mencari ikan ini di perairan Norwegia, dan di laut yang dalam lagi. Pasti kita kedinginan. Dari pada begitu cari sajalah omega 3 yang berasal dari ikan salmon perairan dalam. Tidak banyak jenis omega 3 seperti ini di pasaran. Kita harus jeli. Jangan salah pilih. Harganya memang mahal sih, tetapi layak sebagai investasi kita.
Kesehatan otak sangat perlu dijaga.
Pada gambar terlihat daging ikan salmon liar mempunyai warna yang lebih merah dan tidak terlalu oranye. Yang atas adalah daging salmon liar, yang bawah adalah daging ikan salmon yang berasal dari peternakan. Beda-deh.

Otak Tengah dan Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono – Salut untuk Ilmuwan Indonesia

Posted on Filed under: Aktivasi Otak Tengah, Berita, Cerita Otak Tengah, Pengaktifan Otak Tengah — Hartono @ 3:26 am
Info Terbaru ! Sekali lagi Otak Tengah dan Prof Dr. Sarlito Wirawan menjadi pembicaraan. Kali ini para pakar psikologi dan neuroscience Indonesia yang berbicara. Kontras sekali dengan pendapat negatif segelintir orang tentang Otak Tengah. Diskusi para pakar ilmuwan Indonesia ini ternyata membuka peluang agar penelitian tentang otak tengah semakin berkembang di Indoensia.
Selama ini nama Prof Dr. Sarlito Wirawan sebagai pakar psikologi banyak dipakai oleh pihak-pihak yang negatif terhadap Aktivasi Otak Tengah. Para pihak yang skeptis dengan aktivasi otak tengah sudah lama menunggu suatu komentar negatif mengenai topik kontroversial ini dari seseorang “Pakar” di Indonesia. Karena gemasnya, Prof Dr. Sarlito menulis suatu artikel di sebuah surat kabar nasional. Artikel ini diedarkan di kalangan anak-muda dan pihak yang skeptis.
Pada pertemuan Diskusi Pakar di Grand Sahid Hotel 20 Jan 2011, para pakar neuroscience dan psikologi Indonesia berdiskusi tentang fenomena menarik yang menjadi topik kontroversial di Indonesia. Bahkan buku “Dahsyatnya Otak Tengah” karangan Hartono Sangkanparan, mencapai tingkat penjualan yang sangat mengagumkan di Indonesia. Sampai Desember 2010 tercatat sudang dicetak ulang sebanyak 14 kali !. Padahal cetakan pertama baru muncul Februari 2010. Buku ini mencatat rekor pada kelasnya. Bahkan cetak ulang kedua dilakukan pada hari ke 4 sejak peluncuran buku pertama kali.
Pada Diskusi Pakar ini Prof Dr. Sarlito hadir dan mendapatkan informasi lengkap tentang aktivasi otak tengah ini. Berlawanan dengan anggapan beberapa orang skeptis bahwa pakar psikologi ini akan mengecam tajam Aktivasi Otak Tengah di Indonesia. Setelah mendapatkan informasi yang seimbang dari hasil diskusi ini, panutan psikolog Indonesia ini membuat suatu pernyataan yang menunjukkan “Kelas”-nya. Pakar psikologi ini memberikan masukan yang sangat berguna bagi kemajuan kecerdasan dan intelegensia bangsa. Berikut ini adalah sebagian pernyataan Prof Dr. Sarlito Wirawan :

Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono
Setelah mengikuti kuliah Neurologi dr 3 dokter Spesialis Syaraf dan mendengarkan penjelasan umum tentang GMC dari ibu Putri, perkenankan saya mengajukan beberapa hal.
Bukan sebagai tokoh antagonis, tetapi sebagai masukan buat program GMC yg bagaimanapun juga sudah terlanjur populer di masyarakat. Harapan saya kita semua bisa meningkatkan kualitas pelayanan GMC agar lebih berdaya guna buat masyarakat, ketimbang adu kontroversi yg malah membingungkan masyarakat.

  1. Dalam beberapa hal GMC (atau GMI? Maaf sy lupa) sudah benar. Misalnya: menganjurkan ortu untuk mengubah cara mendidik anak, lebih banyak memuji walaupun anak salah, tidak memaksa belajar kalau situasi ga kondusif dll; metode training umum untuk meningkatkan general condition of mind, misal: relaksasi, motivasi musik dll (dipraktikkan jg di Asia Week, ESQ dn pelatihan2 lain).
  2. Beberapa point masih kontroversial, misal: brain gym dan melihat dg mata tertutup. Ini masih dianggap psedo science dan ga jelas hubungannya dengan peningkatan inteligensi, sehingga perlu dipertimbangkan ulang.
  3. Yang mutlak keliru adalah konsep Aktivasi Otak Tengah. Saya kira ke-3 dokter + dr Kemas sendiri, sama pendapatnya, yaitu yg distimulasi adalah keseluruhan otak, bukan hanya Otak Tengah. Saya kira pernyataan dr Taufik sangat baik, yaitu bahwa teknologi yg terbaik adalah pendidikan. Dan untuk mengintervensi minimal 10 hari (brp Rp tuh?), bahkan bisa bertahun-tahun, bukan hanya 2 hari.
  4. Dalam strategi marketing ke depan perlu diperbaiki, misal dengan mengubah/hilangkan kata AOT, sehingga  tidak ada kesan “instant” dan pembohongan”.
  5. Saya mengapresiasi niat baik GMC utk mendengar masukan dari berbagai pihak dan tidak hanya bersikap membela diri seperti yang banyak terjadi di Indonesia.

Wassalam,
Sarlito”

Beberapa Pertanyaan Kritis Ttg Otak Tengah

Posted on Filed under: Aktivasi Otak Tengah — Hartono @ 11:50 pm
Nia S. Gates menanyakan beberapa hal ini pada email pribadi saya. Karena ini akan banyak berguna, maka saya post jawabannya di sini :Otaktengah.com bukanlah merupakan situs resmi dari GMC. Site ini membahas otak tengah secara umum. Tetapi karena GMC adalah penyelenggara aktivasi otak tengah pertama dan terbesar di Indonesia, maka pertanyaan ini masih relevan dengan site ini. Perkataan GMC akan diterjemahkan sebagai “Otak Tengah”. Beberapa pertanyaan diedit oleh redaksi agar artinya lebih jelas.
  1. Apa yang membedakan metoda aktivasi yang dilakukan oleh GMC dengan Bronnikov method di Rusia yg terbukti merupakan penipuan selagi mereka sangat mirip?
    Kemiripan metoda aktivasi otak tengah yang dilakukan oleh GMC dengan Bronnikov hanya pada kegiatan dengan mata tertutup. Metoda keduanya berbeda dan tidak ada hubungannya.  Bronnikov tidak mengkhususkan diri pada otak tengah. Bronnikov berkonsentrasi pada orang dewasa, karena membutuhkan konsentrasi dan latihan Tao dari Tibet. Kami tidak berani mendukung pernyataan bahwa Bronnikov menipu karena ada banyak bukti dari pemerintah Rusia bahkan Amerika. Hillary Clinton pada tahun 97 pernah menghubungi Bronnikov untuk proyek rehabilitasi untuk tunanetra. Saya pernah dihubungi oleh representative Bronnikov di Amerika untuk mengajarkan metoda yang dipakai oleh GMC di sana. berikut ini video Hillary http://methodbronnikov.com/films/eng/bronnikovmethod.com_eng_1997_256kb.wmv .
  2. Apa hubungan antara bisa membaca dengan mata tertutup dengan kejeniusan?Kontras dengan pendapat umum bahwa jenius hanyalah bergantung pada genetik. Mereka menganggap bahwa tidak ada suatu hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kejeniusan. Tenyata 99% kejeniusan adalah hasil dari usaha dan berlatih. Otak Tengah adalah komponen otak yang dapat mempengaruhi pola kerja “thinking brain” (otak berpikir, otak besar, neo cortex, otak kanan & kiri, hemisphere, banyak-lah namanya). Untuk anak yang telah diaktifkan otak tengahnya, membaca dengan mata tertutup adalah suatu usaha untuk mengasah kerja otak tengah. Jadi membaca dengan mata tertutup bukanlah suatu tujuan, tetapi suatu metoda untuk memperkuat otak tengah
  3. Ketika organ mata ditutup, organ mana yg yg mampu mengenali cahaya?Sinar optik diubah oleh retina mata menjadi sinyal listik di sel syaraf. Gelombang otak juga merupakan sinyal elektromagnetic, sama dengan sinar optik. Perlu dilakukan penelitianyang lebih komprehensif untuk menjelaskan fenomena ini. Ada sebab, barulah ada penelitiannya menyusul, karena penelitian membutuhkan waktu dan melibatkan banyak fihak. Penelitian bagaimana sebuah daun tumbuh pun masih terus dilakukan sampai sekarang.
  4. Ada yg bilang GMC mencatut nama prof Shichida Makoto. Benarkah? Pada buku apa prof Shicida berkata tentang otak tengah selagi beliau adalah pakar otak kanan?Apakah ada identitas yang jelas dari seseorang yang mengatakan soal catut-mencatut ini? Ada posting menarik ttgh hal ini di http://otaktengah.com/aktivasi-otak-tengah-2/apakah-shicida-adalah-peneliti-otak-tengah Saya sendiri sih akan berpikir banyak kali untuk menuliskan atau berkomentar negatif ttg fihak lain.
  5. Mengapa fungsi otak tengah yg ada di web web GMC jauh berbeda dengan literatur ilmiah manapun di Internet?Betul, karena fokusnya berbeda. Pembahasan kaki pada dunia kedokteran tentu saja berbeda dengan pembahasan kaki pada dunia sepakbola. Apakah dokter spesialis kaki pandai untuk membuat gol ? Mungkin saja, asal ada minat dan berlatih.
  6. Di banyak web menyebutkan metode ini berkembang sejak 40 tahun di jepang. Apa nama institusi yg mengajarkannya? Dimana webnya?Perlu dibaca dan ditelaah dengan lebih jelas mengenai pertanyaan ini. Metoda apa yang disebutkan berkembang sejak 40 tahun di Jepang? Metoda aktivasi otak tengah yang dilakukan oleh GMC tidak berasal dari Jepang. Jadi tidak ditemukan suatu web atau institusi yang telah mempergunakan metoda aktivasi otak tengah yang dipakai oleh GMC untuk kurun waktu 40 tahun di Jepang. Prof Shichida memang telah meneliti otak sejak 40 tahun yang lalu.
  7. Dalam Blind reading, bagian tubuh mana yg mengeluarkan gelombang? Dan bagian tubuh mana yang menangkapnya kembali? Apa referensi ilmiah yg menunjukkan organ tersebut bisa mengeluarkan gelombang?Teorinya adalah otak yang mengeluarkan gelombang. http://en.wikipedia.org/wiki/Electroencephalography dan ditangkap oleh semua sel syaraf (sel yang ada pada indera manusia, penglihatan, penciuman, raba, pendengaran, bahkan perasa / lidah ), termasuk juga oleh otak sendiri.
  8. Kenapa GMC selalu menganalogikan kemampuan BFR dengan sonar lumba2 selagi mereka jauh berbeda? Lumba2 mengeluarkan suara dan mendengar pantulannya. BFR GMC kan tidak?Analogi memang tidak persis sama, maksudnya adalah ada gelombang yang di pancarkan dan diterima kembali, seperti radar. Dolphin kemungkinan bukan hanya mempergunakan suara, tetapi juga memakai gelombang elektromagnetic.  Tetapi hal ini masih dalam penelitian. Bakteri juga konon bisa mengemisi gelombang yang dapat di terima oleh bakteri lain sampai jarak 17 M !
  9. Bagaimana BFR mengenali huruf dan menyamakannya pada echolocation kelelawar/lumba2 sementara echolocation bahkan tidak bisa membedakan warna?Blind Fold Reading yang dipakai bukanlah echolocation yang mempergunakan gelombang suara.
  10. Jurnal/artikel ilmiah mana yg menyebutkan otak tengah manusia belum aktif?Secara ilmu biologi, otak tengah manusia harus aktif. Karena jika tidak aktif maka manusia mati. Ada perbedaan persepsi tentang kata aktif disini. Seperti jika HP kita aktif, tetapi silent dan tidak ada nada getar, dan kita lupa bahwa kita membawa HP, maka HP tersebut tidak dapat dipergunakan dengan baik. Tetapi kan sebenarnya secara teknis aktif. Jika ada anak kecil yang diberi HP, tetapi dia tidak pernah diajarkan bagaimana memakainya, maka HP tersebut tetap aktif tetapi tidak dapat berfungsi dengan optimal untuk kebutuhan tertentu.
Tolong di jawab ya…
Jawaban langsung ada di bawah pertanyaan dalam huruf tebal.
Semoga membantu
Hartono
PERBEDAAN DASAR FUNGSI OTAK KANAN & KIRI
Dunia medis di jaman dahulu menganggap bahwa perbedaan fungsi otak kanan dan otak kiri tidaklah besar. Namun, pada saat ini, perbedaan fungsi otak kiri dan otak kanan tidak hanya menjadi pengetahuan yang diakui bersama oleh para praktisi medis pada umumnya, tetapi juga menjadi sebuah cabang ilmu pengetahuan yang khusus diteliti.
Fungsi otak kiri adalah untuk berpikir nalar, analisa, kemampuan berbahasa dan kemampuan menghitung. Dapat dikatakan juga bertanggung jawab terhadap IQ seseorang. Seseorang dengan kecenderungan otak kiri yang lebih dominan lebih egois, mementingkan diri sendiri, mudah iri hati, sombong dan lain sebagainya.
Otak kanan bertanggung jawab dalam emosi, daya intuisi, daya kreasi, kesenian, kemampuan refleksi, daya ingat, kepribadian dan lain sebagainya. Yaitu bertanggung jawab terhadap emosi (EQ). Seseorang dengan kecenderungan otak kanan yang lebih dominan cenderung dapat lebih berperasaan serta kurang kemampuan manajerial.
Pendidikan saat ini kebanyakan lebih mengutamakan otak kiri. Sehingga mengakibatkan banyak orang tidak percaya adanya indera intuisi, daya prediksi dan kemampuan perspektif yang merupakan gejala umum di mana fungsi otak kanan tertekan oleh otak kiri.
Tetapi, setelah otak tengah diaktifkan, fungsi dari otak kanan dan otak kiri dapat berjalan secara seimbang. Otak kiri tidak lagi menekan otak kanan. Kemampuan prediksi, daya ingat, kesenian dan kemampuan refleks tidak hanya menjadi berkembang, tetapi kemampuan manajerial dan pemahaman mereka juga dapat terpelihara. Orang seperti ini akan lebih memiliki rasa cinta kasih, lebih mencintai orang tua sendiri, termasuk orang yang lebih tua, memiliki kecerdasan dan kerukunan. Memulihkan potensi awal yang semestinya dimiliki oleh umat manusia.
Manfaat Aktifasi Otak Tengah:
1. Meningkatkan Konsentrasi
2. Meningkatkan Daya Ingat
3. Meningkatkan Kreativitas
4. Lebih Cerdik
5. Lebih Berbakat
6. Hormon Lebih Seimbang
7. Membentuk Karakter Positif
8. Emosi Lebih Stabil
9. Lebih Berprestasi

BAGAIMANAKAH OTAK TENGAH DIAKTIFKAN?
Di masyarakat, terdapat berbagai metode dalam mengaktifkan otak tengah; masing-masing metode memiliki hasil yang berbeda-beda. Genius Mind Consultancy (GMC) adalah lembaga PERTAMA dan BARU di Indonesia yang dapat mengajarkan metode pengaktifan otak tengah dalam waktu 1,5 hari saja kepada anak usia 5-15 tahun.
GMC menggunakan teknologi komputer yang modern; mengaktifkan otak tengah melalui kolaborasi dan kemanjuran musik, audio dan lain sebagainya. Dengan prinsip ini, dilakukan pelatihan terhadap janin dengan menggunakan musik “Mozart”. Laporan menyebutkan bahwa setelah bayi lahir, lebih cerdas serta lebih cepat belajar dibanding dengan bayi lainnya.
Letak perbedaannya adalah bayi yang telah tumbuh sekarang telah menjadi anak-anak; jadi, musik atau suara yang digunakan perlu lebih kuat beberapa kali dari musik Mozart. Yang lebih membanggakan adalah: metode yang digunakan oleh GMC memiliki tingkat keberhasilan mencapai 70-80%.
GMC tidak menggunakan kekuatan supranatural, meditasi dan hypnotis didalam kelas, kursus GMC murni pendidikan secara alami. Anak harus bekerja sama untuk memperoleh manfaat darinya.

PERANAN ORANGTUA
Bila ingin membantu anak mengembangkan fungsi otak tengah, peranan orangtua tidak boleh diabaikan. Otak tengah memerlukan perasaan aman dan landasan kepercayaan diri dalam mengaktifkan dan mengembangkannya. Perasaan aman dan percaya diri dalam diri anak berasal dari perlakuan ayah dan ibunya. Dari segi bahasa, ayah dan ibu menentukan kata-kata anak; hasil yang dicapai juga jauh lebih efektif daripada banyak perkataan yang diucapkan oleh orang lain. Oleh karenanya, ayah dan ibu harus memprioritaskan belajar perkataan yang terpuji dan pasti.
Kedua, perlu menyisihkan waktu sedikitnya 20-30 hari untuk membantu anak berlatih. Setiap hari hanya memerlukan latihan selama 15-30 menit. Banyak orangtua yang beranggapan karena kesibukan hidup tidak memiliki waktu untuk mendampingi anak berlatih. Tetapi, bila dihitung anak saling berhubungan dengan orang tuanya seumur hidup misalnya hingga usia 18 tahun, maka 30 hari hanyalah 0.45% dari seluruh waktu tersebut. Bila dalam 30 hari tersebut dapat membuat anak seumur hidup memperoleh manfaat, mengapa tidak bersedia meluangkannya? Apalagi dalam satu hari hanyalah memerlukan waktu yang pendek yaitu 15-30 menit saja.


PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN
Mengapa dapat melihat dengan menutup mata? Dapatkah melihat setan?
Gelombang otak yang dipancarkan oleh otak tengah dapat membuat orang melihat dengan menutup mata. Setan tidak memiliki wujud; gelombang otak tidak dapat merasakannya, sehingga setan tidak terlihat.
Mengapa otak tengah dapat tertutup?
Karena tekanan dan kesedihan. Kesedihan merusak otak; sedangkan rasa gembira membuka otak. Bila belum memasuki dominasi otak tengah, setelah diaktifkan dapat tertutup kembali. Sehingga memerlukan latihan yang sering untuk memasuki kondisi terdominasi oleh otak tengah.
Apakah interbrain setiap anak dapat diaktifkan?
Ada hambatan apa saja? Berdasarkan catatan pelajaran GMC, otak tengah pada sekitar 70-80% anak, pada pelajaran pertama dapat berhasil diaktifkan. Asalkan anak tersebut memiliki jiwa yang sehat dan bersedia bekerjasama, dengan usia antara 5-12 tahun, midbrain dapat diaktifkan. Hambatan dalam mengaktifkan midbrain antara lain adalah: tekanan, ketakutan, kurang percaya diri, curiga, tidak mau menerima, berpikir yang tidak-tidak dan lain sebagainya.
Bila anak kita memiliki hambatan tersebut di atas, bagaimanakah penanganannya?
Orang tua dan anak perlu membangun hubungan dan komunikasi yang baik; saling membantu mengatasi hambatan. Menyemangati anak untuk secara rileks mengikuti pelajaran aktivasi. Bila diperlukan, dapat meminta wakil dari GMC untuk membantu. Bila aktivasi pertama kali tidak berhasil, mohon tidak langsung putus asa dan terus melanjutkan pelatihan.
Setelah otak tengah anak diaktifkan, apakah dapat menyebabkan gegar otak karena terlalu banyak menggunakan daya otak?
Tidak. Setelah otak tengah teraktivasi, anak akan menggunakan tiga otak secara seimbang; sehingga tidak terjadi gegar otak. Metode untuk mengaktifkannya menggunakan teknik alami seperti suara, musik, warna, suasana dan lain sebagainya; tidak ada faktor dari luar yang dimasukkan kedalam tubuh (seperti minum obat, suntikan, menggunakan gelang listrik kepala dan lain sebagainya). Tubuh dan otak anak masih sama seperti pada awalnya. Sebaliknya, orang yang midbrainnya belum teraktivasi hanya menggunakan sebagian kecil dari otak kirinya; sehingga dapat mengakibatkan terlalu keras menggunakan daya otak.
Pelajaran dan pelatihan kecerdasan semacam ini meliputi apa saja? Perlu mengeluarkan berapa banyak biaya untuk mengikuti pelatihan kecerdasan ini?
Selain mengaktifkan interbrain, pelajaran satu setengah hari juga mengajarkan “mind mapping”, “speed reading”, “excellence learning” dan lain sebagainya kepada anak; sehingga anak lebih santai dan gembira dalam membaca. Sebenarnya ini merupakan pelajaran yang paling murah di pasaran; pelajaran lainnya (piano, kesenian dan lainnya) memerlukan waktu yang panjang dan biaya yang banyak. Mengaktifkan otak tengah hanya memerlukan satu setengah hari; seumur hidup tetap berguna!
Pengujian Standar Blindfold Method
Selesai kursus 1,5 hari, anak-anak akan diuji dengan menutup mata mereka untuk “melihat” dan “membaca” tanpa menggunakan mata telanjang. Ini adalah karena setelah otak tengah diaktifkan satu fenomena akan terjadi yaitu anak-anak kita dapat “melihat” dan “membaca” walaupun mata mereka ditutup dengan kain. Latihan selanjutnya yaitu otot-otot mata dan tangan akan mengaktifkan lagi kemampuan seperti semula. Anda hanya perlu melatih anak-anak anda selama 15 menit saja setiap hari.
Menutup mata murid-murid hanyalah untuk menunjukkan bahwa otak tengah seorang murid telah diaktifkan. Tujuan kami bukanlah menutup mata. Menutup mata hanya tahap pertama dimana murid-murid itu belajar konsentrasi. Murid-murid tidak perlu membalut mata apabila telah mencapai tahap yang tinggi.
Di mana Anda bisa memperoleh Pelatihan Otak Tengah?
Genius Mind Consultancy (GMC) adalah lembaga PERTAMA dan BARU di Indonesia yang dapat mengajarkan metode pengaktifan otak tengah dalam waktu 1,5 hari saja kepada anak usia 5-15 tahun.
Metode yang diajarkan:
1. Aktivasi Otak Tengah
2. Metode Membaca Dengan Mata Tertutup
3. Memotivasi Dan Rahasia Sukses
4. Teknik Membaca Cepat / Speed Reading
5. Teknik Melatih Otak / Brain Exercise
6. Pemetaan Pikiran / Mind Mapping
7. Teknik Melatih Daya Ingat
8. Bagaimana Menjadi Anak Baik
9. Sesi Orang Tua
Bagi yang ingin mengikutsertakan putra-putrinya, pelatihan akan diadakan hari sabtu & minggu, bertempat di Wisma Makara UI Depok
AKTIVASI OTAK TENGAH
Banyak anggota masyarakat bertanya-tanya.. mengapa anak yang ditutup matanya mampu "melihat" sesuatu dengan mata tertutup? bahkan ada anak yang setelah otak tengahnya aktif mampu melihat benda di balik tembok dan membaca buku dari jarak jauh, naik sepeda dengan mata tertutup dan "keanehan" lainnya. Apakah ini menggunakan kekuatan mistik? Apakah ini semacam aliran sesat baru?

Jika anda menyadari bahwa manusia adalah mahluk yang paling sempurna yang diciptakan Tuhan, maka sesungguhnya fenomena seperti diatas adalah hal yang wajar saja karena manusia akan terus menerus akan melakukan penelitian terhadap upaya peningkatan kualitas manusia khususnya penelitian tentang otak. Jika sekarang ini banyak orang yang memandang "aneh" fenomena otak tengah, maka dimasa depan, kemampuan seperti ini akan banyak dimiliki anak Indonesia dan sudah merupakan hal yang wajar. Jadi sesungguhnya penemuan metode aktivasi otak tengah merupakan hasil dari jalan panjang riset puluhan tahun yang dikembangkan oleh ilmuwan-ilmuwan dunia.

otak tengah
Penelitian para ilmuwan dikhususkan untuk memperhatikan fungsi dari mid-brain adalah menjembatani otak kiri dan otak kanan. Sebagaimana yang kita pahami bersama, fungsi otak kiri adalah untuk berpikir nalar, analisa, kemampuan berbahasa dan kemampuan menghitung. Dapat dikatakan juga bertanggung jawab terhadap IQ seseorang. Seseorang dengan kecenderungan otak kiri yang lebih dominan lebih egois, mementingkan diri sendiri, mudah iri hati, sombong dan lain sebagainya. Otak kanan bertanggung jawab dalam emosi, daya intuisi, daya kreasi, kesenian, kemampuan refleksi, daya ingat, kepribadian dan lain sebagainya. Yaitu bertanggung jawab terhadap emosi (EQ). Seseorang dengan kecenderungan otak kanan yang lebih dominan cenderung dapat lebih berperasaan serta kurang kemampuan manajerial.

Pendidikan saat ini kebanyakan lebih mengutamakan otak kiri. Sehingga mengakibatkan banyak orang tidak percaya adanya indera intuisi, daya prediksi dan kemampuan perspektif yang merupakan gejala umum dimana fungsi otak kanan tertekan oleh otak kiri.

Adapun fungsi dari otak tengah adalah sebagai jembatan antara otak kiri dengan otak kanan; dalam kondisi tertidur, interbrain manusia tidak dapat berkembang secara maksimal. Oleh karenanya, fungsi interaktif antara otak kiri dan otak kanan mengalami keterbatasan. Saat ini, banyak ahli meneliti bagaimana membantu keseimbangan operasional otak kanan dan otak kiri. Dari penelitian selama 25 tahun terakhir, terdapat 15 orang yang memperoleh hadiah Nobel dari penelitian terhadap daya otak. Dalam pelatihan dilakukan berbagai pelajaran yang berbeda; seperti mental-aritmatik, pengembangan seluruh otak dan lain sebagainya. Yang mana beberapa hal tersebut merupakan hasil dari penelitian. Tujuannya semua adalah untuk membantu menyeimbangkan penggunaan otak kanan dan otak kiri serta menggali potensi daya otak; yang mana hasilnya berbeda-beda.
Sebuah penemuan yang baru adalah metode yang berbeda dengan lainnya. Berdasarkan ilmu psikologi yang luar biasa, teknik kegeniusan mutakhir, neurolinguistik, ilmu komunikasi, ilmu tingkah laku dan lain sebagainya serta menggunakan teknologi komputer ilmiah mutakhir, dalam waktu yang sangat pendek yaitu satu setengah hari, dapat berhasil mengaktifkan otak tengah atau midbrain anak-anak. Hal ini merupakan sebuah prestasi yang dikagumi oleh orang-orang di luar dan di dalam negeri dan juga merupakan kehormatan bagi umat manusia modern.

midbrain activationUmumnya, setelah midbrain diaktifkan, daya ingat mereka dapat meningkat, daya konsentrasi membaik; daya kreasi bertambah, gerakan kinetik juga menjadi lebih baik, hormon menjadi seimbang, serta emosi menjadi stabil dan lain sebagainya. Aktivasi ini sangat jelas terlihat hasilnya bagi anak hiperaktif maupun anak dengan daya ingat yang lemah.

Setelah midbrain diaktifkan, midbrain akan dapat mengeluarkan gelombang otak untuk merasakan dan bereaksi terhadap benda-benda diluar. Dapat dikatakan juga bahwa dengan menutup mata, masih dapat mengenai benda-benda, huruf, warna dan lain sebagainya. Jadi, dengan pelajaran dan pelatihan selama satu setengah hari, akan dapat membantu anak "melihat" dengan menutup mata.

Demikian pula fungsi dari otak kanan dan otak kiri dapat berjalan secara seimbang. Otak kiri tidak lagi menekan otak kanan. Kemampuan prediksi, daya ingat, kesenian dan kemampuan refleks tidak hanya menjadi berkembang, tetapi kemampuan manajerial dan pemahaman mereka juga dapat terpelihara. Orang seperti ini akan lebih memiliki rasa cinta kasih, lebih mencintai orang tua sendiri, termasuk orang yang lebih tua, memiliki kecerdasan dan kerukunan.

Pentingnya Peranan Orang Tua
Bila ingin membantu anak mengembangkan fungsi midbrain, peranan orangtua tidak boleh diabaikan. Midbrain memerlukan perasaan aman dan landasan kepercayaan diri dalam mengaktifkan dan mengembangkannya. Perasaan aman dan percaya diri dalam diri anak berasal dari perlakuan ayah dan ibunya. Dari segi bahasa, ayah dan ibu menentukan kata-kata anak; hasil yang dicapai juga jauh lebih efektif daripada banyak perkataan yang diucapkan oleh orang lain. Oleh karenanya, ayah dan ibu harus memprioritaskan belajar perkataan yang terpuji dan pasti.
Kedua, perlu menyisihkan waktu sedikitnya 20-30 hari untuk membantu anak berlatih. Setiap hari hanya memerlukan latihan selama 15-30 menit. Banyak orangtua yang beranggapan karena kesibukan hidup tidak memiliki waktu untuk mendampingi anak berlatih. Tetapi, bila dihitung anak saling berhubungan dengan orang tuanya seumur hidup misalnya hingga usia 18 tahun, maka 30 hari hanyalah 0.45% dari seluruh waktu tersebut. Bila dalam 30 hari tersebut dapat membuat anak seumur hidup memperoleh manfaat, mengapa tidak bersedia meluangkannya? Apalagi dalam satu hari hanyalah memerlukan waktu yang pendek yaitu 15-30 menit saja.

Tahapan Aktivasi Otak Tengah
Langkah aktivasi Otak Tengah secara sederhana dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu masa kestabilan awal dan masa pendalaman perkembangan.
aktivasi otak tengah1. Masa Awal
Setelah mengikuti pelajaran selama satu setengah hari, Otak Tengah anak akan teraktivasi. Anak dapat merasa sangat gembira juga sangat menarik. Para orang tua juga dapat merasakan kemampuan anak mereka menjadikan mereka merasa bangga. Sangat bersemangat karena ini merupakan penemuan yang baru. Tetapi, ini hanyalah titik awal. Anak-anak dapat melupakan bagaimana mereka memasuki kondisi jalannya midbrain.Lama-kelamaan, sanggup menjadikan midbrain kembali dalam kondisi tertidur dan "tidak melihat". Jadi, memerlukan latihan setiap hari hingga stabil. Yang dimaksud dengan stabil adalah anak-anak dapat sewaktu-waktu melakukan menutup mata sambil mengenal warna, mengenal huruf, membaca, mengenali benda-benda dan lain sebagainya. Disaat mereka tidak mudah kehilangan kemampuan mereka. Kecuali dalam jangka waktu lama tidak digunakan.
2. Masa Pendalaman
Banyak orang tua berhenti bila mencapai masa awal. Karena mereka tidak mengetahui bahwa anak masih memiliki potensi yang menunggu untuk dikembangkan. Seorang anak yang benar-benar menggunakan midbrain memiliki karakter yang seimbang, hubungan antar manusia yang baik, suka menolong orang, pandai bergaul, prestasi belajar menonjol dan lain sebagainya.
Penglihatan Secara Mental (Mental Reading)
Banyak orangtua menanyakan bahwa anak memiliki mata kenapa tidak digunakan malahan belajar sambil menutup mata? sebenarnya, tujuan otak tengah diaktifkan bukanlah meminta orang untuk belajar sambil menutup mata atau memejamkan mata, tetapi membantu anak-anak memasuki kondisi otak tengah yang aktif. Setelah melalui proses pelatihan yang rutin dilakukan, anak-anak nantinya TANPA perlu menutup mata pun tetap dapat menggunakan otak tengahnya

Genius karena Aktivasi Otak Tengah---Science atau Pseudoscience?

Avatar Vantillian
By Vantillian - Posted on April 1st, 2010
Tagged:
·         aktivasi otak tengah
·         blindfold reading
Siapa yang tidak ingin anaknya menjadi genius? Berbagai cara dan teknik telah diuji bahkan telah diterapkan untuk mendongkrak dan mengembangkan potensi anak. Anak bukan objek pendidikan. Anak adalah subjek pendidikan. Karena itu, anak harus diberikan suatu lingkungan ataupun suatu BENTUK supaya ISI dari anak tersebut bisa berkembang dengan luar biasa. Akibatnya muncullah berbagai macam resep MANJUR untuk membuat anak menjadi cerdas bahkan menjadi genius dalam sekejap.
Banyak orang menyangka ada resep jitu yang benar-benar ampuh untuk meningkatkan kemampuan seseorang. Sayangnya resep tersebut hampir tidak ada. Resep yang satu berlaku untuk seorang siswa, belum tentu berlaku untuk siswa yang lain. Resep INSTAN menjadi pintar adalah resep yang sering ditawarkan kepada para orang tua. Berbagai metode ditawarkan secara HEBOH bahkan dengan klaim ILMIAH dan telah diteliti oleh sejumlah peneliti. Beberapa metode bahkan kebla-blasan menerapkan hasil penelitian tentang otak sehingga lahir teori belajar yang juga kebla-blasan.
Orang tua selalu tergoda untuk mencoba berbagai macam resep sehingga anaknya bisa menjadi top markotop. Yang penting jadi genius lah. Cara tidak begitu penting. Dengan metode input apapun, yang penting outputnya mantap. Anak pun akhirnya dijadikan komoditas untuk menunjukkan bahwa sang orang tua telah berhasil meningkatkan kecerdasan anak. Siapa yang tidak bangga dengan anak yang cerdas? Anak yang cerdas tentu merupakan berkah dari Tuhan, orang tua seharusnya bangga terhadap anaknya. Tetapi memaksa supaya anak bisa mencapai tingkat genius dengan STANDAR tertentu adalah hal yang bisa berbahaya bagi perkembangan psikologis anak. Menjadi genius BUKAN tujuan pendidikan. Menjadi genius BUKAN tujuan hidup anak.
Salah satu metode untuk meningkatkan kecerdasan anak bahkan menjadikannya genius adalah metode aktivasi otak tengah. Apa itu aktivasi otak tengah? Dan apa saja manfaat serta kemampuan apa yang ditingkatkan? Mengutip dari situs otak tengah menyatakan bahwa :
Aktivasi Otak tengah adalah  suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Teori penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan pada banyak negara negara di Asia terutama Jepang. Jepang telah lama melakukan praktek aktivasi otak tengah pada anak-anak.Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan anak yang otak tengahnya belum di aktivasi.
Kegiatan dengan mata tertutup adalah suatu kegiatan yang paling nyata dapat dilihat. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengahnya (Mid Brain Activated) dapat mempunyai kemampuan luar biasa. Kemampuan ini bahkan sering kali dipertontonkan secara menakjubkan dalam program hiburan sulap. Setelah melihat kemampuan anak yang telah diaktivasi, sebagian besar acara pertandingan sulap di The Master menjadi kurang menarik. Karena hal ini dapat dilakukan sendiri oleh anak-anak polos yang hanya mengikuti training aktivasi otak tengah selama 2 hari.
Kemampuan dasar yang dapat dilakukan adalah ‘melihat’ kartu dengan mata ditutup (blind fold). Christofle (9 thn) misalnya, setelah mengikuti training aktivasi otak tengah, dapat mengurutkan seluruh kartu remi sesuai dengan angka, warna dan bentuk gambar kartu dengan mata tertutup. Ia dapat mempergunakan indra raba untuk melihat pola dan warna lengkap dengan angka hanya dengan penglihatan kulit (Skin Vision).
Kemampuan lain yang dapat dilakukan oleh anak-anak ini adalah berjalan dengan mata ditutup, tanpa menabrak. Dilakukan percobaan pada seorang anak yang berjalan dengan mata ditutup kain. Seseorang sengaja menghalangi jalan didepannya. Dia serta merta dapat menghindari rintangan tersebut tanpa menyentuhnya. Seorang anak bahkan dapat mengenali ayahnya diantara kerumunan orang-tua lainnya, tanpa menyentuh dan mendengar suaranya.
Pada tingkatan yang lebih lanjut seorang anak diharapkan dapat ‘melihat’ benda dibalik tembok atau didalam kotak. Ia bahkan dapat menghitung uang yang terdapat dalam dompet seeorang di hadapannya tanpa orang tersebut mengeluarkan dompetnya. Jika seorang anak rajin melatih fungsi otak tengahnya bahkan dia dapat mengharapkan membaca dokumen yang terletak dalam posisi tertutup.
Kemampuan prediksi (memperkirakan apa yang akan terjadi beberapa saat kemudian) adalah kemampuan yang lebih tinggi yang dapat di miliki oleh seorang anak. Seorang anak yang telah mendapat aktivasi otak tengah dapat ‘menduga’ kartu apa yang akan muncul pada saat orang tersebut masih mengocok kartunya. Begitu selesai mengocok, dan memilih sebuah kartu, orang tersebut mengambil sebuah kartu yang ternyata tepat seperti ‘dugaan’ sang anak tersebut.
Aktivasi otak tengah bukanlah suatu hal yang magis atau berbau supranatural. Aktivasi otak tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini  banyak mempergunakan gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah gelombang otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax dan paling kreatif. Gelombang otak ini biasanya dominan pada saat kita bangun tidur, atau dalam keadaan relax di toilet, atau bahkan sedang berendam air panas di bathtub. Tidak heran mengapa Archimedes menemukan hukum Achimedes pada saat dia mandi. 
Otak tengah yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak sedikit di bawah hidung.
Latihan yang teratur dapat membuat sang anak menjadi lebih kuat dan mampu melihat benda yang terletak lebih tinggi lagi. Bahkan ada beberapa anak yang dapat medeteksi sampai 360 derajat. Hal itu berarti mereka dapat mendeteksi benda yang terletak di belakang, atas dan semua arah.
Training aktivasi otak tengah telah mulai dilakukan di Indonesia. Saat ini belum banyak orang yang mengetahui keberadaan dari training  ini. Training biasanya dilakukan selama 2 hari. Pada saat itu juga biasanya dilakukan training untuk para orang tua. Seperti juga bidang keahlian lainnya, orang tua berperan besar untuk dapat membantu anak mengembangkan potensi otak tengah mereka.
Seorang anak dengan otak tengah yang kuat, diharapkan dapat mengembangkan otak kanan dan otak kiri secara lebih maksimal sehingga mereka dapat masuk kategori jenius. Bukan hanya dalam otak kiri (IQ, intelektual) , atau otak kanan (emosional, EQ) tetapi juga dalam ‘Loving Inteligence’. Mereka adalah individu yang seimbang dan mengasihi orang lain seperti sang pencipta mengasihi dia. Sayangnya training aktivasi otak tengah ini hanya dapat dilakukan untuk anak umur 5 – 15 tahun saja
Ketika otak tengah diaktifkan , anak anda akan memiliki akses yang mudah ke baik otak kiri maupun kanan. Dengan akses mudah ini, mereka akan belajar, membaca dan mengahafal benda-benda dalam kecepatan yang lebih cepat dan dengan demikian meningkatkan keyakinan, minat dan konsentrasi mereka dalam belajar.
Aktivasi otak tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini  banyak mempergunakan gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah gelombang otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax dan paling kreatif.

Metode ini diklaim dilakukan secara ilmiah dengan mengemukakan fakta tentang gelombang otak. Kemudian di dalam buku Dahsyatnya Otak Tengah, penulis menjelaskan anatomi otak tengah dari sudut pandang biologis. Penjelasannya seakan-akan kelihatan ilmiah karena memuat banyak istilah dan gambar medis-biologi.
Sayang sekali meskipun menggunakan banyak illustrasi menarik tentang kerja saraf bahkan video pengajaran otak, tetapi sama sekali tidak menyinggung tentang KORELASI ILMIAH aktivasi otak tengah dengan FAKTOR GENIUS anak.
Metode aktivasi otak tengah sering memberikan landasan ilmiah untuk menjustifikasi teorinya. Benarkah bahwa metode aktivasi otak tengah adalah metode yang benar-benar menimbulkan efek seperti yang diklaim? Benarkah aktivasi otak tengah akan membuat anak menjadi genius?
Apa itu Otak Tengah?
Dalam definisi yang diberikan oleh lembaga yang mempopulerkan training aktivasi otak tengah, mereka memberikan definisi sebagai berikut : Apa itu “midbrain” (mesencephalon) dan apa tujuan mengaktifkan otak tengah?
Otak tengah adalah jembatan untuk menghubungkan dan menyeimbangkan fungsi otak kiri dan kanan. Mengaktifkannya akan memungkinkan baik otak kiri maupun kanan berfungsi secara normal. Pengaktifan otak tengah mengembalikan kekuatan otak pada keadaan semulanya.

Saya tidak tahu darimana definisi tentang otak tengah seperti yang dituliskan di atas. Apakah memang benar otak tengah adalah PENGHUBUNG otak kiri dan otak kanan? Sekilas dari kata”tengah” memang ada benarnya.
Namun, jika kita tinjau dari definisi anatomi biologi otak, otak tengah---disebut juga mesencephalon--- adalah bagian otak yang terletak di antara forebrain dan hindbrain. Atau terletak antara otak depan ( besar) dengan otak belakang.
Otak tengah BUKAN otak penghubung antara otak kiri dan kanan. Penghubung antara otak kiri dan kanan adalah CORPUS CALLOSUM. Kesalahan fatal ini membuktikan bahwa secara anatomi, para praktisi otak tengah bahkan secara serampangan menghubungkan otak tengah dengan otak kiri-kanan.
midbrain
Apakah fungsi otak tengah? Otak tengah berfungsi BUKAN sebagai penyeimbang otak kanan atau kiri, tetapi berfungsi dalam pergerakan bola mata, lensa mata, diameter pupil, saraf visual serta gerak motorik. Otak tengah jelas berhubungan dengan fungsi visual, tetapi dengan gegabah menghubungkan bahwa metode menutup mata akan mengaktifkan otak tengah merupakan kesimpulan harus diteliti lebih lanjut.
Penelitian internasional juga membuktikan bahwa otak tengah mempunyai peranan dalam penyusunan memori yang baru bersama dengan organ hipokampus yang dirangsang oleh kadar dopamin otak. Dengan demikian, pembelajaran melibatkan bukan hanya bagian otak tertentu saja, tetapi juga melibatkan hampir sebagian besar otak. Organ penyusun sistem limbic seperti amigdala, hipokampus, hipotalamus jelas berperan penting dalam penyusunan dan recalling memori. Sistem limbic merupakan sistem control emosi dan hormon sehingga proses belajar dapat dilakukan secara simultan. 
Hal yang paling menyesatkan adalah ketika anda berusaha mendukung teori anda dengan seabrek istilah ilmiah bahkan dengan ilustrasi dan foto atau gambar medis sehingga seakan-akan penjelasan akan teori anda akan menjadi ilmiah. Inilah yang saya lihat dari buku maupun situs praktisi aktivasi otak tengah. Sekedar menyajikan fakta dan beragam komentar ataupun kesaksian TIDAK membuat teori aktivasi otak menjadi benar. Apalagi klaim bahwa sudah dibuktikan oleh penelitian ini dan itu.
Berdasarkan informasi mengenai aktivasi otak tengah ini, para penganjur maupun pelopornya TIDAK pernah memberikan SATU buktipun bahwa aktivasi otak tengah TELAH diakui oleh Asosiasi Kedokteran Internasional maupun Jurnal Ilmiah Internasional yang bergengsi. Hal ini cukup mengherankan karena klaim ilmiah yang sering dinyatakan berulang-ulang dalam situs-situs dan ajaran mereka.
Hal lain yang sering menimbulkan kesesatan pikir adalah penyajian istilah maupun fakta medis seringkali hanya untuk memperkuat teori TANPA bisa menunjukkan KORELASI antara fakta dengan klaim mereka. Sebagai contohnya adalah ketika mereka menyatakan bahwa gelombang otak yang telah teraktivasi adalah gelombang Alfa otak. Tidak ada korelasi antara aktivasi otak tengah dengan gelombang otak alfa yang muncul, karena tanpa aktivasi, gelombang ini juga bisa muncul. Tidak ada bukti bahwa aktivasi otak tengah akan memicu gelombang alfa otak. Kecuali para praktisi bisa menunjukkan lewat PET Scan dan MRI, tetapi sampai sekarang, tidak ada korelasi apapun tentang itu.
Para praktisi otak tengah juga sering menjelaskan dan menunjukkan gambar bagaimana neurotransmitter pada syaraf terjadi sebagaimana terjadi dalam otak tengah yang telah diaktivasi. Saya tidak tahu apakah mereka mengira bahwa dunia kedokteran terlalu mudah dibodohi ataupun mereka tidak tahu tapi sok tahu, bahwa untuk menimbulkan suatu reaksi pada syaraf, memang membutuhkan neurotransmitter. Dan ini berlaku pada semua kerja syaraf.
Disini mereka tidak dapat menunjukkan korelasi antara neurotransmitter apa yang ditimbulkan dengan teknik aktivasi otak tengah. Kecuali mereka telah bisa menunjukkan bahwa ada neurotransmitter KHUSUS yang dipancarkan selama aktivasi otak tengah. Itupun masih harus dicari korelasi antara neurotransmitter tersebut dengan genius yang ditimbulkan sebagai hasil dari aktivasi otak tengah. Apa hubungan antara neurotransmitter akibat hasil aktivasi dengan kegeniusan anak?
Nampaknya klaim ilmiah dari metode ini sama sekali NIHIL alias TIDAK ADA. Tidak ada landasan ilmiah sama sekali dalam metode aktivasi otak tengah ini. Karena itu, maka metode ini adalah tergolong pseudoscience dan harus dikritisi dengan keras oleh dunia kedokteran. Untuk membuktikan secara ilmiah suatu penelitian, membutuhkan suatu proses yang panjang sampai diakui oleh dunia internasional. Apalagi sebagai suatu metode yang mengaku serta menggunakan istilah kedokteran sebagai landasan teorinya.
Disini jelas, bahwa teori aktivasi otak tengah menyisakan hampir semua korelasi neuroscience yang belum diteliti, misalnya :
1.    Apa hubungan menutup mata dengan proses aktifnya otak tengah? Bukankah fungsi otak tengah justru untuk mengaktifkan saraf visual?
2.    Apa hubungan antara menutup mata dengan kegeniusan seorang anak?
3.    Apa hubungan antara otak tengah dengan kegeniusan?
4.    Apa hubungan antara gelombang otak dengan kegeniusan anak? Apakah anak yang genius selalu berpikir dalam gelombang alfa otak? Bukankah gelombang siaga otak (beta) justru penting bagi pembelajaran?
5.    Apa hubungan antara antara mendengarkan audio dengan kecerdasan anak? Apakah anak yang mendengarkan musik klasik akan lebih pintar dari anak yang mendengar musik dangdut?
Salah satu cara untuk mengaktifkan otak tengah adalah dengan metode Blindfold reading yaitu metode membaca dengan menutup mata. Bahkan dalam demo, mata anak diikat dengan kain supaya tidak bisa melihat, supaya mereka dapat mencapai tingkat membaca sampai level Skin Vision ( membaca lewat kulit). Inilah salah satu kesaksian metode ini dari kutipan sebuah blog :
Penulis bertanya pada 2 orang anak peserta berusia sekitar 7 tahun yang melakukan demo setelah syaraf otak tengahnya diaktifasi*: dik, pada saat anda memegang kartu dengan mata tertutup, bagaimana cara anda mengetahui angka kartu tersebut dan juga warnanya*? mereka menjawab*: pada saat saya pegang kartu, angka yang tertera pada kartu muncul di otak saya dan warna kartu juga muncul.
Tadi saya melihat anda selain memegang kartu anda mencoba mencium bau kartu dan ada peserta lain yang mencoba mendengar kartu (meletakan kartu ditelinganya) itu untuk apa*? ke 2 orang anak itu menjawab, kadang-kadang pada saat memegang kartu kita belum tahu angka dan warna kartu, kita coba dengan mencium bau kartu dan jika belum berhasil maka dicoba untuk mendengar kartu tersebut. Umumnya pada saat tidak konsentrasi, angka dan warna kartu tidak akan muncul di dalam otak, begitu komentar mereka…

Mengapa anak-anak perlu mencium bau kartu maupun mendekatkan ke telinga? Pertanyaan ini menyisakan suatu tanda tanya besar, benarkah anak-anak bisa membaca dengan mata tertutup? Jawabannya jelas : TIDAK MUNGKIN, kecuali anda mengetahui TRIKnya. Apa triknya? Salah satunya adalah dengan mencium bau kartu maupun mendekatkan ke telinga. Lho, bagaimana mungkin ini bisa disebut trik, bukankah ini adalah HASIL aktivasi otak tengah?
Silakan anda membaca dan melihat video dari para anak-anak yang telah mengikuti training ini. Mengapa mereka perlu mencium dan mendekatkan ke hidung ataupun telinga? Bukankah rahasianya adalah terletak pada kain penutup mata mereka? Apakah kain penutup mata mereka transparan atau tembus-pandang? Tidak mungkin. Lalu dimanakah rahasianya? Mungkin setelah kita melihat foto dan videonya beberapa kali, kita akan tahu mengapa anak-anak tersebut bisa melihat.
Saya tidak tahu apakah anak-anak tersebut ditipu ataukah mereka menipu dirinya sendiri. Yang jelas mereka diajarkan untuk berbohong kepada diri sendiri setelah melalui proses pembohongan massal. Itulah mengapa para orang tua dianjurkan juga jangan menuduh anak mencontek dari bawah karena itu akan mengurangi hasil aktivasi otak tengah.
Itulah sebabnya mereka mengajarkan bahwa mengapa anak-anak harus mencium dan mendekatkan ke hidung. Jika kita bertanya mengapa harus demikian, mereka akan menjawab : Otak tengah yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak sedikit di bawah hidung..
Inikah aktivasi ilmiah yang didengungkan oleh para praktisi ini? Inikah yang dikatakan sebagai ILMIAH? Bagaimana bisa mengetahui bahwa gelombang itu terletak di bawah hidung? Mana penelitian ilmiah yang mendukungnya? Bukankah ini seperti dongeng-dongeng fiksi ilmiah bahkan tergolong pada pseudoscience yang harus terlebih dahulu dibuktikan?
Meskipun demikian, mereka masih dapat mengemas teorinya secara komersil. Masih banyak yang langsung percaya bahwa metode ini adalah metode yang sudah diakui secara internasional. Bayangkanlah ilmiahnya jika kita membaca tulisan di bawah ini yang berasal dari situs mereka :
Pada awalnya kemampuan otak tengah merupakan mitos. Beberapa orang ternyata mempunyai kemampuan seperti ini. Dari hasil pengamatan, ada suatu pola kemampuan yang sama. Mereka dapat melihat dengan mata tertutup (tanpa menggunakan mata) mereka dapat melihat dengan kulit (skin vision). Ada juga suatu kemampuan untuk melihat di belakang kepala.
Kemampuan ini banyak dikejar oleh para pelaku olah raga bela diri. Anda pernah menonton film Spiderman yang pertama? Tiba-tiba indera dari Peter Parker (nama orang normal dari Spiderman) dapat merasakan intuisi seperti laba-laba. Pada akhir cerita, musuhnya mengaktifkan kendaraan  di belakang Spiderman yang dapat menusuknya. Tetapi Spiderman dapat melompat menghindari tusukan tersebut, tanpa melihat kebelakang.

Menggunakan contoh Spiderman untuk mendukung teori pembacaan lewat Skin Vision adalah hal terbodoh yang pernah dilakukan oleh seorang ilmuwan. Benarkah kulit kita dapat membaca? Saya tidak tahu apakah para praktisi otak tengah terlalu banyak membaca buku fiksi ilmiah atau komik doraemon. Menggunakan kalimat “penelitian” bukan berarti bahwa penelitian tersebut diakui. Banyak penelitian yang asal-asalan. Banyak juga penelitian yang tidak memenuhi kaidah penelitian ilmiah. Silakan bertanya kepada mereka siapa peneliti dan penelitian apa yang bertaraf internasional sehingga mereka menuliskan seperti di bawah ini :
Istilah yang dipakai bukanlah kemampuan otak tengah. Tetapi setiap usaha memberikan nama tersendiri. Penelitian ternyata mengarah pada suatu bagian otak yang menjadi penyebab semua kemampuan tersebut. Penelitian tentang kemampuan otak tengah ini kurang menarik minat, karena cara pengaktifan-nya yang sulit. Berbagai cara dipakai untuk mengaktifkan otak tengah ini.
Penemuan fenomenal dari otak tengah ini terletak pada metoda aktivasi-nya. Kemampuan otak tengah ini sudah diketahui lama oleh para peneliti dan para praktisi. Banyak pula orang yang berusaha dengan caranya sendiri mengaktifkan otak tengah.
Sampai sekarang, saya masih mencari dan bertanya-tanya, penelitian dari mana dan siapa peneliti yang melakukannya sehingga diakui oleh jurnal internasional seperti Journal of Neuroscience, American Academy of Neurology, Journal of Cognitive and Neuroscience, British Medical Journal, New England Journal of Medicine,  dan masih banyak jurnal Science dan medis yang lainnya.
Itulah sebabnya, ketika Sdr hai-hai menguji metode ini dengan eksperimen sendiri, menyimpulkan bahwa :
Sesungguhnya, dibalik selendang penutup, mata saya sama sekali tidak terpejam. Walaupun NAMPAK tertutup selendang batik, sesungguhnya saya bisa melihat melalui BAGIAN bawah selendang batik tersebut. Saya mampu membedakan dan menebak kartu warna, menebak kartu, mewarnai gambar, membaca, makan, main catur, berjalan di atas papan titian yang lebarnya 8 cm dan naik sepeda bahkan mengendarai motor dan mobil karena saya bisa melihat melalu BAGIAN bawah selendang batik tersebut. Itulah yang disebut Trick sulap. Ketika penonton menyangka selendang batik tersebut menutupi mata saya sesungguhnya yang terjadi adalah hal sebaliknya, selendang itu membut penonton tidak TAHU bahwa dalam kondisi demikian saya bisa melihat.
Handai taulan sekalian, tahukah anda kenapa semua benda-benda yang ditebak dan dimainkan itu diletakkan di bawah mata dan ketika tidak mampu melihat dengan baik, maka benda itu akan didekatkan ke hidung dengan pura-pura menciumnya? Karena Saya melihat dari BAGIAN bawah selendang yang menutupi mata saya. Itu sebabnya ketika melihat benda yang lebih jauh dari tubuh saya, saya perlu mendongak sebab saya melihat dari BAGIAN bawah selendang. Meraba, mendengar, mencium hanya aksi untuk meyakinkan penonton.
Handai taulan sekalian, bagaimana anda tahu yang saya tulis benar? Anda akan tahu setelah mencobanya sendiri. Ambil kain atau selendang atau taplak meja lalu lipatlah menjadi pita dengan lebar kurang lebih 3 jari tangan atau 5 Cm. Pejamkan mata anda kencang-kencang lalu gunakan selendang itu menutupi mata anda. Jangan sampai selendang itu menutupi telinga anda atau bila menutupi telinga terasa nyaman, jangan biarkan selendang itu menutupi semua telinga, biarkan bgian bawah telinga terbuka

Lalu bagaimana kita menyikapi fenomena metode yang heboh ini? Jelas, kalau ini hanya suatu metode yang tanpa dasar ilmiah, kita harus menolaknya. Seandainya ini masih berada dalam tahap penelitian, mengapa dengan gegabah dan serampangan mengajarkannya kepada orang banyak?
Seandainya metode ini telah diakui secara internasional, bukankah mereka HANYA perlu menunjukkan kepada public manakah penelitian bertaraf internasional yang mengakui metode aktivasi otak tengah tersebut? Sayangnya sampai sekarang, para praktisi hanya bisa memakai kedok kalimat pseudoscience yang belum terbukti secara ilmiah medis.
Kesimpulan dari tulisan ini adalah metode aktivasi otak tengah HARUS dikritik secara tajam. Bualan mereka harus dibongkar supaya tidak banyak orang tua yang akhirnya tertipu dan menghabiskan investasi sebesar 3 sampai 3,5 juta untuk training dua hari.
Para orang tua harus diberikan penerangan bahwa TIDAK ADA metode belajar INSTAN yang bisa membuat anak genius seketika. Para orang tua juga harus menyadari, bahwa metode terbaik belajar adalah bagaimana menciptakan suatu lingkungan pembelajaran yang baik serta pendampingan yang baik.
Belajar selalu melibatkan LINGKUNGAN dan INTERAKSI. Proses belajar adalah proses yang berlangsung seumur hidup. Bukan dengan cara instant apalagi dengan cara yang tidak masuk akal. Lingkungan belajar harus diperhatikan baik yang mendukung maupun yang menghambat. Interaksi belajar melibatkan bagaimana, siapa dan dengan apa seorang anak belajar.
Belajar secara menyenangkan tentu akan berbeda hasilnya dengan belajar di bawah tekanan stress. Meskipun masing-masing cara mempunyai aspek negative dan positifnya. Memaksakan suatu cara atau metode belajar serta mengeneralisasikan suatu metode kepada semua anak adalah pemikiran yang keliru. Apalagi mengklaim metode tertentu dapat meningkatkan kecerdasan otak secara mutlak.
Belajar juga selalu melibatkan nilai-nilai kehidupan, bukan hanya sekedar supaya anak menjadi pintar. Menjadi genius adalah efek dari belajar, bukan tujuan pembelajaran. Apalagi kategori genius adalah kategori yang bias. Banyak anak berbakat tidak kelihatan genius. Bahkan banyak orang yang berhasil dalam studi adalah tergolong kategori rata-rata. Genius adalah suatu istilah yang tidak mempunyai standar yang baku. Apakah genius berarti semua mata pelajaran pasti nilainya 100? Apakah genius berarti nilai matematika selalu 100? Apakah genius berarti kreatif dan fleksibel? Apakah genius berarti melulu ber-IQ tinggi? Banyak orang yang dianggap pintar namun kakunya luar biasa. Banyak orang yang kreatif luar biasa namun gagal memenuhi standar naik kelas. 
Kompleksnya proses belajar hanya menyisakan kesimpulan bahwa pembelajaran adalah suatu kegiatan yang bersifat kontinu dan konsisten. Belajar bukan hanya sekedar bisa menghafal fakta, tetapi harus menghubungkan, memahami hubungannya, dan menjelaskan pemahamannya. Penjelasan ini akan menjadi suatu dasar berkembangnya proses belajar berkesinambungan. Proses ini adalah siklus belajar yang harus dilalui oleh setiap orang tanpa kecuali. Tidak ada JALAN PINTAS. Tidak ada CARA INSTAN.  
Tidak ada jalan lain untuk menjadi pintar selain belajar dan belajar. Proses ini harus dilakukan secara berulang-ulang sampai mampu memahami dan mengerti hasil kegiatan belajar. Untuk paham dan melakukannya, perlu suatu tekad dan motivasi dalam proses belajar tersebut. Rasa ingin tahu dan keinginan untuk terus maju adalah factor internal yang harus dipupuk terus oleh orang tua. Bukan dengan cara mencari metode ajaib yang langsung melejitkan kemampuan otak sehingga menjadi genius.
Setiap metode pembelajaran mesti dikritisi dan disikapi dengan hati-hati. Setiap metode berbasis ilmiah harus sudah bisa dibuktikan secara ilmiah. Bukan dengan perkataan omong kosong bak dongeng nan mitos yang dibungkus dalam istilah sains. Tentu saja kita tidak boleh mengganggap sepi semua penelitian ilmiah yang baru tentang otak, namun jika kita hanya menerima suatu metode pembelajaran otak tanpa dasar ilmiah, maka hal itu justru akan menjadi boomerang bagi masa depan generasi bangsa ini.
Dr. Arman YurisaldiS, MS, SpS dalam bukunya “Mengungkap misteri otak tengah” menyatakan bahwa : tanpa bukti dan metode penelitian yang benar, maka istilah “pengaktifan otak tengah” adalah istilah yang sama sekali tidak berdasar ilmiah.
Saya menyebutnya sebagai pseudoscience yaitu pernyataan yang seakan-akan ilmiah namun tidak terbukti sebagai ilmiah.
Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi para orang tua dan blogger SS.
Sumber :
Makalah Hai-hai (tidak dipublikasikan): Genius Mind Consultancy (GMC) – Tips or Trick
Buku "Mengungkap misteri otak tengah" oleh dr.Arman Y, MS, S
Buku " Dahsyatnya Otak Tengah" oleh Hartono S


PROGAM PELATIHAN KECERDASAN ANAK
DAN STIMULASI OTAK
otak tengahMenurut Albert Einstein dan pendapat para ilmuwan lainnya, mayoritas manusia hanya menggunakan sedikit saja kemampuan otaknya. Lalu bagaimana upaya yang dilakukan manusia untuk meningkatkan kemampuan otaknya? Sebuah metode terbaru telah diluncurkan untuk membangun kecerdasan intelektual dan emosional agar manusia dapat lebih mengoptimalkan kemampuan dirinya sebagai mahluk Tuhan yang paling sempurna.
Memperkenalkan program Pelatihan Kecerdasan dan Stimulasi Otak berupa metode/pelatihan kecerdasan yang secara efektif mampu meningkatkan kemampuan otak melalui aneka pelatihan yang menyenangkan dan mendidik untuk anak-anak usia 5-15 tahun dengan materi : motivasi, senam otak, games, rileksasi dan super memory.
Kami Melatih Anak Anda Untuk :
  1. Menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan
  2. Meningkatkan daya konsentrasi
  3. Membangun kepercayaan diri
  4. Meningkatkan kemampuan daya ingat
  5. Meningkatkan kreatifitas
  6. Meningkatkan daya tangkap
  7. Menstabilkan emosi
  8. Membangun intuisi positif
  9. Berbudi luhur
  10. Peningkatan intelejensia
Pasca aktivasi, mayoritas anak akan mendapatkan "bonus" berupa aktifnya intuisi super yakni dapat melakukan berbagai aktivitas : menggambar, membaca, berjalan, menebak kartu walaupun mata mereka ditutup. Bagi yang skeptis dengan mengatakan otak tengah adalah trik sulap/mengintip, nantinya Anda bisa menguji anak sendiri dengan menggunakan media khusus seperti kacamata renang yang telah dicat sehingg tidak memungkinkan anak untuk mengintip diantara celah matanya.

Intuisi yang telah aktif nantinya akan sangat bermanfaat ketika anak tumbuh dewasa. Menurut riset, para pemimpin perusahaan kelas dunia adalah orang yang memiliki intuisi diatas rata-rata sehingga mampu mengambil keputusan lebih tepat. Intuisi sangat bermanfaat disegala bidang kehidupan apapun profesi anak anda kelak. Inilah pentingnya aktivasi otak, sebab jika dibiarkan begitu saja, mayoritas anak akan memudar kemampuan otak kanannya (intuisi, visualisasi dll) ketika mereka tumbuh dewasa.
Saya bahagia sekali karena anak tidak lagi kecanduan game online dan yang lebih membahagiakan lagi, anak saya menjadi rajin belajar setelah sekian lama tidak pernah melihatnya belajar karena malas. (Orang tua Afif)

Saya punya anak kembar, Alhamdulilah keduanya lebih meningkat daya konsentrasinya dibanding sebelum ikut pelatihan otak tengah. Alhamdulilah juga keduanya mampu melakukan berbagai aktivitas dengan mata tertutup. (Bunda Caca-Fafa)

Pada awalnya kami menyangka otak tengah hanyalah trik sulap, ternyata setelah saya mengikutkan dan mengujicoba anak sendiri barulah saya percaya bahwa manusia memang merupakan mahluk Tuhan yang istimewa. Pada saat anak kami mewarnai gambar, menebak warna serta berjalan dengan mata tertutup adalah sesuatu yang baru buat kami sebagai orang tua. (Orang tua Ricky)

Emosi anak saya lebih terkontrol, lebih mudah dalam memahami pelajaran dan daya ingatnya meningkat. (Orang tua Adinda)
Yang Kami Ajarkan di Kelas :
  1. Metode senam untuk keseimbangan otak kiri dan kanan.
  2. Pemberian motivasi untuk lebih semangat, percaya diri dan berbudi luhur.
  3. Cara mengatasi rasa takut/tidak percaya diri.
  4. Aneka permainan seru dan menyenangkan serta rileksasi untuk menstimulasi otak.
  5. Metode super memory untuk meningkatkan kreativitas belajar dan daya ingat anak.



Pembuktian Aktivasi Otak Tengah dengan Kacamata Renang yang Telah dicat + dilapisi lakban + dilapisi lagi Dengan Tisu
Demo Membaca Headline Koran Dengan Mata Tertutup
</< object>

Demo Menggambar Tanpa Keluar Garis
Demo Membaca Serial Uang

pendaftaran aktivasi otak tengah
Sesungguhnya cerdas secara spiritual atau dekat dengan Tuhan itu harus dibuktikan dengan berada di zona ikhlas yang mensyaratkan tiga hal, yaitu gelombang otaknya harus lebih banyak dalam posisi Alfa dan Tetha, kemudian sistem perkabelan otaknya (neuropeptide) serasi dan memunculkan perasaan tertentu kepada Tuhan, lalu tubuhnya harus cukup mengandung hormon serotonin, endorfin, dan melantonin dalam komposisi yang pas. Dalam kondisi itu, maka dengan sendirinya ciri-ciri kecerdasan spiritual akan muncul.

Studi terbaru yang dilakukan peneliti dari Johns Hopkins University di Baltimore menuturkan bahwa ada orang yang memang dilahirkan untuk jago atau justru tidak pandai matematika, karena kemampuan matematika terkait dengan faktor bawaan dari lahir dari 'number sense' atau sensitivitas terhadap angka.


Menurut Huda, setiap anak bisa tumbuh pintar dan mempunyai kepercayaan diri jika orang tua bisa berlaku demikian. Dan setiap orang tua boleh memarahi anaknya jika salah, namun usahakan kalimat yang disampaikan ialah yang membangun. Bukan yang negatif atau kasar sehubungan bisa mengganggu mentalitas anak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar